Siapa yang tahu apa yang datang setelah malam berlalu....
ketika pagi mengawali hari bersama fajar, keindahannya adalah penyemangat hari,

Ketika siang memancarkan cahaya, terik yang tak dimiliki oleh siapapun, dia menjadi penerang yang sempurna untuk hari...


Tatkala sore hadir, dimana ia selalu merangkul senja di bahunya, ialah hal yang utama , keindahan yang mampu mengalahkan fajar
Seketika itu pula hari lupa pada malam yang pernah mengizinkannya berbahagia dengan pagi, siang, dan sore

Tapi malam takberdaya, ia hanya gelap, tak seindah mereka, ia sadar jika hari terus pada malam maka hari tak akan berjalan sempurna, terus dalam kegelapan, tak ceria, tak indah.

Namun , kini hari sudah lelah menghadapi mereka, bosan

Disaat itulah tuhan berkehendak, menyadarkan hari dari kekufurannya, tak bersyukur dengan apa yang ada,

Ia sadar bahwa malam...
Tempat dimana ia dihadapkan pada ketakutan yang membuat nya menjadi berani....
Menjadi orang yang paling bahagia, sebab selalu dimengerti oleh malam....
Ia sadar bahwa hanya malam yang sanggup memberinya perlindungan ketika lelah....
Memberinya cahaya walau hanya setitik cahaya rembulan....
Memberinya keindahan walau hanya gugusan bintang bintang....
Tapi setidaknya malam mampu memberikan semua yang tak bisa di berikan yang lainnya Ia sadar bahwa malam...

Tempat dimana ia dihadapkan pada ketakutan yang membuat nya menjadi berani....

Menjadi orang yang paling bahagia, sebab selalu dimengerti oleh malam....

Ia sadar bahwa hanya malam yang sanggup memberinya perlindungan ketika lelah....

Memberinya cahaya walau hanya setitik cahaya rembulan....

Memberinya keindahan walau hanya gugusan bintang bintang....

Tapi setidaknya malam mampu memberikan semua yang tak bisa di berikan yang lainnya

Hanya saja ia berharap hari mengerti bahwa malam masih peduli padanya.masih mencari yang lebih indah diantara yang terindah,


Meskipun sedikit, jauh dari kata sempurna,

Setidaknya ia mampu merangkul segalanya.......

Komentar